Daftar isi
Pertama Kali Saya Mencoba Halloumi
Pertama kali saya mencoba halloumi adalah di sebuah pesta makan malam musim panas bersama teman-teman. Seseorang membawa sepiring halloumi panggang dengan semangka dingin, dan saya langsung tertarik. Kejunya berwarna keemasan dan renyah di luar, lembut tetapi cukup padat di dalam. Dipadukan dengan saus yang manis dan berair Salad semangka dan gerimis minyak zaitun, itu adalah kombinasi yang terasa mengejutkan sekaligus abadi. Saya harus tahu lebih banyak.

Apa itu Halloumi?
Jadi, apa itu halloumi? Berasal dari Siprus, halloumi adalah keju semi-keras yang direndam dalam air garam, secara tradisional dibuat dari campuran susu kambing dan domba (meskipun versi susu sapi sekarang umum). Yang membedakannya adalah titik lelehnya yang tinggi, yang berarti dapat dipanggang atau digoreng tanpa kehilangan bentuknya. Ini menjadikannya salah satu dari sedikit keju yang benar-benar dapat Anda panggang di atas panggangan panas tanpa berakhir dengan adonan yang lengket.
Mengapa Ini Sangat Disukai
Halloumi memiliki rasa asin yang khas dengan tekstur kenyal yang sedikit berderit di antara gigi—fitur yang aneh namun sangat memuaskan. Keju ini serbaguna dan mengenyangkan, itulah mengapa vegetarian sangat menyukainya sebagai pengganti daging yang kaya protein. Baik sebagai lapisan dalam sandwich, ditusuk dengan sayuran, atau dicampur dalam salad, halloumi mampu mempertahankan cita rasanya dan meningkatkan hampir semua hidangan.

Keju dengan Akar Budaya
Halloumi sangat terkait erat dengan warisan kuliner Siprus, di mana keluarga sering mewariskan metode tradisional pembuatannya secara manual. Dalam beberapa tahun terakhir, keju ini telah memperoleh status perlindungan asal (PDO) di Uni Eropa, yang berarti halloumi otentik harus diproduksi di Siprus menggunakan bahan dan teknik tertentu. Ini adalah keju yang menceritakan sebuah kisah—tentang budaya, geografi, dan meja makan yang selalu ada bersama.
Cara Memasak dengan Halloumi
Memasak halloumi sangat mudah. Iris setebal sekitar setengah inci, panggang di wajan panas dan kering atau di atas panggangan selama 1-2 menit per sisi hingga berwarna keemasan. Keju tidak akan meleleh tetapi akan sedikit melunak, menghasilkan bagian luar yang renyah dan bagian tengah yang lembut. Sajikan selagi hangat, paling enak langsung setelah diangkat dari api. Cobalah padukan dengan jeruk, madu, atau rempah segar. Salah satu favorit saya? Salad halloumi dan semangka dengan daun mint dan parutan kulit jeruk nipis.

Dimana Menemukan Halloumi
Anda dapat menemukan halloumi di sebagian besar toko kelontong yang menyediakan banyak persediaan, biasanya di dekat feta atau keju Mediterania lainnya. Carilah merek tradisional Siprus jika memungkinkan. Meskipun yang asli mungkin sedikit lebih mahal, kualitasnya tidak perlu diragukan lagi, terutama jika dipanggang dengan sempurna.
Cara Menyimpan Halloumi
Halloumi adalah keju semi-keras dengan titik leleh tinggi, dan daya simpannya sangat baik. Jika belum dibuka, cukup simpan di lemari es dalam kemasan vakum aslinya hingga tanggal kedaluwarsa. Setelah dibuka, pindahkan sisa halloumi ke wadah kedap udara dan rendam dalam air yang sedikit asin untuk menjaga kelembapan dan teksturnya; ini meniru air garam yang biasanya digunakan saat penjualan. Dengan cara penyimpanan ini, halloumi dapat bertahan hingga dua minggu di lemari es. Jika Anda ingin menyimpannya lebih lama, halloumi juga dapat dibekukan dengan baik. Cukup bungkus irisan dengan rapat menggunakan plastik pembungkus atau aluminium foil, masukkan ke dalam kantong yang aman untuk freezer, dan gunakan dalam waktu tiga bulan untuk kualitas terbaik.
Pengganti Halloumi
Jika Anda mencari alternatif halloumi, ada beberapa pilihan bagus tergantung pada resep Anda. Untuk dipanggang atau digoreng, roti lapis merupakan pilihan utama, keju India ini dapat mempertahankan bentuknya dengan baik saat dipanaskan dan memiliki rasa susu yang lembut. Keju panela atau keju putih juga bisa digunakan dalam keadaan darurat, terutama untuk salad atau memanggang ringan. Untuk pilihan vegan, cobalah tahu ekstra keras, Setelah ditekan dan direndam, keju ini menawarkan tekstur yang serupa dan dapat dipanggang hingga pinggirannya renyah dan berwarna keemasan. Meskipun tidak ada pengganti yang menawarkan kekenyalan halloumi yang persis sama, pilihan-pilihan ini dapat mendekati tekstur dan fungsinya.

Pikiran Terakhir
Jika Anda pernah bertanya pada diri sendiri, "Apa itu Halloumi?", sekarang Anda tahu: itu adalah keju yang sangat enak jika dipanggang, mudah diolah, dan disukai hampir semua orang yang mencicipinya. Dari gigitan pertama saya di pesta makan malam musim panas itu hingga momen-momen makan keju panggang yang tak terhitung jumlahnya sejak saat itu, halloumi telah mendapatkan tempat permanen di dapur saya, dan kemungkinan besar, akan menjadi tempat permanen juga di dapur Anda.
Ingin lebih banyak resep, tips, dan pembahasan tentang keju? Ikuti kami di Instagram @love_food_feed dan bergabung dalam percakapan.