Suhu Internal Iga yang Dimasak


Kuasai memasak iga di rumah! Cari tahu suhu internal iga yang tepat untuk membuat Anda terkesan saat BBQ berikutnya.


Dipublikasikan pada Diperbarui pada oleh Jennifer Ryan

Iga matang yang dihias dengan daun bawang dan irisan cabai merah, disajikan dengan kentang panggang keemasan.

Cara yang Tepat: Suhu Internal Iga yang Dimasak

Saya sudah cukup lama berkecimpung di sekitar alat pengasap, oven, dan panggangan untuk mengetahui bahwa memasak iga bukan hanya tentang melumuri saus dan berharap yang terbaik. Ini tentang ketelitian, kesabaran, dan mengetahui dengan tepat kapan iga tersebut siap diangkat dari api. Dan dalam hal iga, bukan hanya soal kematangan, tetapi juga keempukan. Di situlah suhu internal memainkan peran utama.

Sepotong daging domba yang dimasak sempurna, diletakkan di atas permukaan gelap, diberi hiasan rempah-rempah.

Berapa Suhu yang Seharusnya Dicapai Tulang Rusuk?

Izinkan saya mengatakan ini dengan jelas: iga aman dimakan pada suhu 145°F (62,7°C), tetapi itu tidak berarti iga sudah matang. Jauh dari itu. Pada suhu tersebut, daging masih akan keras dan kenyal. Jika Anda seperti saya dan menginginkan iga yang cukup empuk untuk dipisahkan dengan mudah, Anda perlu mencapai suhu internal sekitar 190°F hingga 203°F (87,8°C hingga 95°C). Pada suhu itulah kolagen dalam daging telah terurai, memberikan Anda gigitan lembut dan juicy yang diimpikan setiap pecinta iga.
Berikut panduan singkat yang perlu diingat:

  • Ideal untuk kelembutan: 190°F hingga 203°F (87,8°C hingga 95°C)
  • Tulang mulai menjauh: sekitar 195°F (90.5°C)

Cara Saya Memeriksa Kematangan

Setiap kali saya memasak iga, baik itu iga bayi, iga babi, atau iga gaya St. Louis, saya selalu menggunakan termometer probe. Saya memasukkannya ke bagian daging yang paling tebal, berhati-hati agar tidak mengenai tulang. Tulang menghantarkan panas secara berbeda, dan jika Anda menyentuhnya, Anda mungkin mendapatkan hasil pengukuran yang salah. Saya memeriksa beberapa titik untuk memastikan panasnya merata.
Trik lain yang saya pelajari adalah "uji tekuk". Saya mengangkat lempengan kayu dengan penjepit di salah satu ujungnya. Jika rusuknya mudah ditekuk dan permukaannya sedikit retak di tengah, berarti kayu tersebut hampir sempurna.

Iga bakar dengan arang berasap di atas panggangan barbekyu.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Memasak Iga?

Tergantung pada metodenya, tetapi berikut adalah aturan umum yang saya gunakan:

  • Memanggang (dengan suhu rendah dan lambat pada 225°F / 107°C): 5 sampai 6 jam
  • Oven (dipanggang pada suhu 275°F / 135°C): 2,5 hingga 3,5 jam
  • Perokok: 5 sampai 6 jam dengan serpihan kayu untuk menambah rasa

Saya juga selalu menyediakan waktu untuk beristirahat. Setelah matang, saya mendiamkan iga selama 10 hingga 15 menit agar sarinya terdistribusi kembali dan suhunya merata.

Haruskah Saya Membungkus Iga Saya Saat Memasak?

Tentu saja, dan berikut alasannya. Membungkus iga di tengah proses memasak (sering disebut "Texas Crutch") membantu mengunci kelembapan dan mempercepat proses memasak. Saya biasanya membungkusnya dengan kertas aluminium atau kertas daging setelah mencapai suhu sekitar 71°C (160°F). Ini membantu melunakkan daging dan mencegahnya menjadi kering. Saya akan membuka bungkusnya setelah mendekati 87,8°C (190°F) dan membiarkan permukaannya mengeras kembali untuk mendapatkan gigitan yang sempurna. Ini sangat berguna terutama saat Anda mengasap iga dengan suhu rendah dan perlahan selama beberapa jam.

Sebuah tangan memegang iga matang yang dilumuri saus, dengan lebih banyak iga dan jagung di latar belakang.

Memilih Potongan Iga yang Tepat

Tidak semua iga sama, dan memilih potongan yang tepat benar-benar dapat memengaruhi pendekatan memasak Anda. Iga baby back lebih ramping dan lebih cepat matang, serta cocok untuk oven atau panggangan. Iga spare lebih banyak dagingnya dan lebih kaya rasa, sempurna untuk diasap. Iga gaya St. Louis adalah iga spare yang dipangkas dengan bentuk yang lebih seragam, sehingga ideal untuk memasak secara merata. Saya suka memilih berdasarkan waktu dan selera. Jika saya memberi makan banyak orang, saya akan memilih gaya St. Louis. Jika saya menginginkan sesuatu yang lebih cepat, baby back adalah pilihan utama saya.

Sepatah Kata tentang Saus

Jika saya menggunakan saus barbekyu, saya menunggu hingga 30 menit terakhir memasak. Mengoleskannya terlalu dini dapat menyebabkan gosong karena kandungan gulanya. Beberapa lapisan tipis di dekat akhir akan membentuk lapisan mengkilap yang lengket tanpa mengalahkan rasa daging.

Iga matang disajikan di atas papan kayu dengan hiasan dan saus.

Membawa Rasa Menjadi Sempurna

Memasak iga bukan hanya hobi akhir pekan musim panas bagi saya, tetapi juga semacam ritual. Saya menyiapkan bumbu kering malam sebelumnya, memilih kayu yang tepat untuk pengasapan, dan membuat hidangan yang bisa menyatukan orang-orang di meja makan. Tetapi semua itu tidak akan berarti jika suhu internalnya tidak tepat. Itulah dasarnya.
Jika Anda ingin mencoba sesuatu yang baru dengan iga Anda, jangan lewatkan koleksi resep kami, mulai dari iga berbalut saus Asia yang lengket hingga iga yang empuk hingga lepas dari tulang yang dimasak dengan slow cooker. Dan ikuti kami di media sosial untuk tips video, trik memasak, dan intip di balik layar tentang apa yang akan keluar dari dapur kami selanjutnya.