Daftar isi
- Alasan saya menyukai muffin streusel kayu manis ini
- Pentingnya mengistirahatkan adonan dan menjaga tekstur streusel
- Variasi mudah
- Tambahkan kacang cincang
- Tambahkan sedikit buah beri
- Mengatasi masalah tekstur muffin
- Apakah muffin coffee cake mengandung kopi?
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah muffin coffee cake mengandung kopi?
- Mengapa muffin coffee cake saya menjadi padat?
- Bagaimana cara mencegah streusel berubah seperti pasta?
- Bisakah muffin coffee cake dibuat lebih awal?
- Bisakah saya menggunakan yogurt Yunani sebagai pengganti krim asam?
- Lompat ke Resep
Alasan saya menyukai muffin streusel kayu manis ini
Muffin coffee cake untuk sarapan adalah jenis kue yang saya buat saat menginginkan sesuatu yang manis, lembut, dan menenangkan. Muffin ini memiliki kehangatan kayu manis, kelembutan dari krim asam, serta taburan streusel beremah yang membuat setiap muffin terasa berlimpah. Glasir vanila memberikan sentuhan akhir yang lembut setelah muffin agak dingin.
Saya suka karena adonannya dibuat dalam beberapa tahap sederhana. Bahan-bahan kering dikocok terlebih dahulu, lalu mentega, minyak, telur, vanila, dan krim asam membentuk dasar yang creamy. Ketika semuanya dicampur perlahan dengan teknik aduk balik, adonan tetap kental dan lembut tanpa menjadi berat.

Streusel-lah yang memberi muffin ini ciri khas coffee cake. Tampilannya harus beremah, dengan campuran gumpalan kecil dan besar. Setelah dipanggang, remah-remah tersebut berubah menjadi keemasan muda di atasnya dan memberikan tekstur manis pada setiap gigitan.
Saya selalu mengistirahatkan adonan sebelum memanggang karena langkah ini membantu menghasilkan muffin yang lebih tinggi dan lembut. Jeda singkat tersebut membuat tekstur akhirnya terasa lebih empuk. Muffin ini cocok untuk sarapan, brunch, atau pagi apa pun saat Anda menginginkan muffin ala toko roti di rumah.

Pentingnya mengistirahatkan adonan dan menjaga tekstur streusel
Tekstur muffin bergantung pada pengadukan perlahan dan waktu istirahat yang tepat. Setelah bahan basah ditambahkan ke bahan kering, aduk balik dengan spatula hanya sampai tidak ada lagi garis-garis tepung. Mengaduk secara berlebihan dapat membuat muffin padat, bukan ringan dan mengembang.
Mengistirahatkan adonan selama 15 hingga 30 menit membantu memperbaiki tekstur akhirnya. Sebelum dimasukkan ke loyang muffin berlapis cup kertas, adonan harus tampak kental, creamy, dan mudah disendok. Isi setiap cup sekitar ¾ penuh agar muffin memiliki ruang untuk mengembang.
Suhu tinggi pada awal pemanggangan juga penting. Memanggang terlebih dahulu pada suhu 425°F membantu muffin mengembang dengan cepat dan membentuk puncak yang lebih tinggi. Setelah itu, suhu oven diturunkan menjadi 350°F agar bagian tengahnya dapat matang tanpa membuat bagian atas terlalu kecokelatan.
Untuk streusel, biarkan mentega leleh agak dingin sebelum menambahkannya ke tepung, gula, dan kayu manis. Jika mentega terlalu panas, gula dapat meleleh dan taburan berubah menjadi pasta. Campuran harus tampak beremah, bukan halus. Muffin sudah matang ketika bagian atasnya berwarna keemasan muda dan tusuk gigi yang ditancapkan keluar bersih atau hanya membawa sedikit remah lembap.

Variasi mudah
Tambahkan kacang cincang
Tambahkan kacang cincang ke dalam adonan untuk memberikan tekstur tambahan. Berikan taburan streusel yang berlimpah agar muffin tetap memiliki sentuhan akhir khas coffee cake.
Tambahkan sedikit buah beri
Aduk balik segenggam buah beri ke dalam adonan untuk menghasilkan versi yang lebih terasa buah. Aduk perlahan agar adonan tetap ringan dan muffin mempertahankan teksturnya yang lembut.

Mengatasi masalah tekstur muffin
Jika muffin menjadi padat, adonan mungkin telah diaduk secara berlebihan. Aduk balik hanya sampai tepung tidak lagi terlihat. Jika muffin tidak mengembang dengan baik, pastikan adonan diistirahatkan sebelum dipanggang dan mulai panggang pada suhu oven yang lebih tinggi. Jika streusel berubah seperti pasta, mentega leleh mungkin terlalu panas. Biarkan agak dingin sebelum dicampur. Jika glasir terlalu kental, tambahkan sedikit lagi susu. Jika terlalu encer, tambahkan lebih banyak gula bubuk.

Apakah muffin coffee cake mengandung kopi?
Muffin ini cocok dinikmati dengan secangkir kopi segar, dan dari situlah namanya berasal. Adonannya sebenarnya tidak mengandung kopi. Anggap saja sebagai muffin sarapan kayu manis yang lembut, dibuat untuk pagi yang santai, meja brunch, dan waktu rehat minum kopi. Streusel dan glasir vanilanya memberikan rasa manis yang cukup, sehingga tidak memerlukan pendamping tambahan.

Muffin coffee cake untuk sarapan
Peralatan
- Loyang muffin (12 lubang)
- Cup kertas muffin
- Garpu (untuk streusel)
Bahan-bahan
Untuk muffin
- 1 ¾ cup tepung terigu serbaguna
- ½ cup gula merah muda dipadatkan
- ½ cangkir gula pasir
- 2 sendok makan tepung maizena
- 2 sendok teh baking powder
- 1 sendok teh kayu manis bubuk
- ½ sendok teh soda kue
- ¾ sendok teh garam laut
- 6 sendok makan mentega tawar dilelehkan
- â…“ cup minyak sayur
- 1 butir besar telur
- 1 ½ sendok teh ekstrak vanila
- 1 cup krim asam
Untuk taburan streusel
- 5 sendok makan mentega asin
- 1 cup tepung terigu serbaguna
- â…“ cup gula merah muda dipadatkan
- â…“ cup gula pasir
- 1 sendok teh kayu manis bubuk
Buat glasir
- 1 cup gula bubuk
- 1 sendok teh ekstrak vanili
- 2 sendok makan susu full cream sesuai kebutuhan
Petunjuk
- Mulailah dengan menyiapkan adonan muffin. Dalam mangkuk adonan besar, kocok tepung, kedua jenis gula, tepung maizena, baking powder, kayu manis, soda kue, dan garam hingga tercampur rata.1 ¾ cup tepung terigu serbaguna, ½ cup gula merah muda, ½ cangkir gula pasir, 2 sendok makan tepung maizena, 2 sendok teh baking powder, 1 sendok teh kayu manis bubuk, ½ sendok teh soda kue, ¾ sendok teh garam laut
- Dalam mangkuk terpisah, kocok mentega leleh dan minyak hingga halus. Tambahkan telur dan ekstrak vanila, kemudian krim asam, lalu kocok hingga tercampur sepenuhnya dan bertekstur creamy.6 sendok makan mentega tawar, ⅓ cup minyak sayur, 1 telur besar, 1 ½ sendok teh ekstrak vanila, 1 cup krim asam
- Tuangkan bahan basah ke dalam bahan kering, lalu aduk balik perlahan dengan spatula hingga baru saja tercampur. Jangan mengaduk secara berlebihan—berhentilah begitu tidak ada lagi garis-garis tepung. Sisihkan adonan dan istirahatkan selama 15–30 menit.
- Saat adonan diistirahatkan, panaskan oven hingga 425°F (220°C) dan lapisi loyang muffin 12 lubang dengan cup kertas.
- Untuk membuat taburan streusel, potong mentega menjadi beberapa bagian dan lelehkan, lalu sisihkan hingga agak dingin. Campurkan tepung, kedua jenis gula, dan kayu manis dalam mangkuk. Setelah mentega tidak lagi panas, tuangkan sedikit demi sedikit di atas bahan kering dan gunakan garpu untuk mencampurnya perlahan. Campuran harus beremah dengan perpaduan gumpalan kecil dan besar—jangan mengaduknya secara berlebihan hingga menjadi pasta.5 sendok makan mentega asin, 1 cup tepung terigu serbaguna, ⅓ cup gula merah muda, ⅓ cup gula pasir, 1 sendok teh kayu manis bubuk
- Setelah adonan diistirahatkan, bagi rata ke dalam cup muffin hingga masing-masing terisi sekitar ¾ penuh.
- Taburkan streusel secara berlimpah di atas setiap muffin.
- Masukkan muffin ke dalam oven dan panggang pada suhu 425°F (220°C) selama 8 menit. Tanpa membuka pintu oven, turunkan suhu menjadi 350°F (175°C) dan lanjutkan memanggang selama 12–14 menit lagi, atau hingga bagian atasnya berwarna keemasan muda dan tusuk gigi yang ditancapkan ke tengahnya keluar bersih atau hanya membawa sedikit remah lembap.
- Biarkan muffin dingin di dalam loyang selama 10 menit, lalu pindahkan dengan hati-hati ke rak kawat hingga benar-benar dingin.
- Untuk glasir, kocok gula bubuk, ekstrak vanila, dan susu hingga halus dan cukup encer untuk dituangkan.1 cup gula bubuk, 1 sendok teh ekstrak vanili, 2 sendok makan susu full cream
- Siramkan glasir di atas muffin setelah agak dingin atau benar-benar dingin, lalu biarkan glasir mengeras sebelum disajikan.
Catatan
- Istirahatkan adonan. Langkah ini membantu menghasilkan muffin yang lebih tinggi, lebih lembut, dan bertekstur lebih baik.
- Jangan mengaduk secara berlebihan. Mengaduk secara berlebihan dapat membuat muffin padat, bukan ringan dan mengembang.
- Mulai dengan suhu tinggi. Memanggang terlebih dahulu pada suhu yang lebih tinggi membantu membentuk puncak menggembung ala toko roti.
- Dinginkan mentega untuk streusel. Mentega panas akan melelehkan gula dan merusak tekstur remahnya.
- Berikan taburan yang berlimpah. Jangan pelit dengan streusel karena bahan inilah yang memberikan ciri khas coffee cake pada muffin.
- Penyimpanan. Simpan dalam wadah kedap udara hingga 3 hari, atau bekukan agar dapat disimpan lebih lama.
- Buat sesuai selera Anda. Tambahkan kacang cincang atau segenggam buah beri ke dalam adonan sebagai variasi.
Informasi gizi
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah muffin coffee cake mengandung kopi?
Tidak. Muffin coffee cake biasanya tidak mengandung kopi. Namanya berasal dari coffee cake klasik yang secara tradisional disajikan bersama kopi. Cita rasa coffee cake pada muffin ini berasal dari taburan streusel kayu manis, bukan dari seduhan kopi atau espreso.
Mengapa muffin coffee cake saya menjadi padat?
Muffin yang padat biasanya disebabkan oleh adonan yang diaduk secara berlebihan, tepung yang dimasukkan terlalu banyak, atau baking powder yang sudah lama. Aduk balik adonan hanya sampai tidak ada lagi bagian kering, lalu istirahatkan sebelum dipanggang. Langkah ini membantu tepung menyerap cairan dan menghasilkan remah muffin yang lebih lembut.
Bagaimana cara mencegah streusel berubah seperti pasta?
Biarkan mentega leleh dingin sebelum mencampurnya dengan tepung, gula, dan kayu manis. Jika mentega terlalu panas, gula dapat meleleh sehingga taburan menjadi berminyak atau seperti pasta. Aduk hanya sampai terbentuk gumpalan beremah dan jangan menekan streusel terlalu kuat ke dalam adonan.
Bisakah muffin coffee cake dibuat lebih awal?
Bisa. Simpan muffin yang sudah dingin dalam wadah kedap udara pada suhu ruang hingga 3 hari. Untuk penyimpanan lebih lama, bekukan muffin dalam satu lapisan hingga padat, lalu pindahkan ke kantong atau wadah yang aman untuk freezer. Cairkan pada suhu ruang sebelum disajikan.
Bisakah saya menggunakan yogurt Yunani sebagai pengganti krim asam?
Bisa. Yogurt Yunani tawar berlemak penuh merupakan pengganti terbaik untuk krim asam. Kekentalan dan tingkat keasamannya serupa sehingga membantu menjaga muffin tetap empuk. Hindari yogurt encer atau berpemanis karena dapat mengubah tekstur dan rasa adonan.








