Mengapa bawang membuatmu menangis?


Mengapa bawang membuatmu menangis? Temukan misteri ilmiah di balik air mata yang disebabkan oleh bawang tersebut. Bersiaplah untuk takjub!


Dipublikasikan pada Diperbarui pada oleh Jennifer Ryan

Berbagai jenis bawang, termasuk bawang iris dan bawang utuh dalam keranjang.

Ah, bawang bombay yang sederhana - bahan pokok dapur yang menambah kedalaman dan cita rasa pada berbagai hidangan. Namun, di balik semua pesona kulinernya, ada satu kekurangan yang tak terbantahkan: air mata. Sebagai seseorang yang pernah berjuang melawan sensasi perih dan mata berair saat memotong bawang bombay, saya memulai pencarian untuk mengungkap ilmu di balik misteri dapur ini. Mari bergabung dengan saya saat kita mengungkap kisah mengharukan mengapa bawang bombay membuat Anda menangis dan menemukan beberapa trik untuk meminimalkan air mata.

Tampilan dekat irisan bawang bombay yang memperlihatkan struktur berlapis-lapisnya.

Kisah Penuh Air Mata Bawang

Pelakunya

Inti dari air mata yang disebabkan oleh bawang merah terdapat proses biokimia yang menakjubkan. Bawang bombay mengandung senyawa belerang, yang jika dipotong atau dicincang, akan melepaskan gas mudah menguap yang disebut syn-propanethial-S-oksida. Gas ini bereaksi dengan kelembapan di mata Anda untuk membentuk asam sulfat ringan, memicu iritasi mata dan produksi air mata.

Mekanisme Pertahanan Mata

Mata kita memiliki mekanisme pertahanan yang luar biasa terhadap zat asing. Ketika bahan pengiritasi, seperti asam sulfat yang dihasilkan oleh bawang bombay yang dicincang, bersentuhan dengan mata, kelenjar air mata akan bekerja. Air mata dirancang untuk menghilangkan iritasi dan melindungi permukaan halus mata.

Keranjang berisi berbagai jenis bawang, memamerkan warna dan bentuknya yang berbeda-beda.

Meminimalkan Saluran Air

Meskipun kita tidak bisa sepenuhnya menghindari air mata akibat makan bawang, ada strategi praktis untuk meminimalkan ketidaknyamanan tersebut:

1. Dinginkan Bawang

Masukkan bawang bombay ke dalam lemari es selama sekitar 30 menit sebelum dipotong. Suhu dingin memperlambat pelepasan senyawa volatil sehingga mengurangi intensitas iritasi mata.

2. Gunakan Pisau Tajam

Pisau yang tajam menghasilkan potongan yang lebih bersih, meminimalkan kerusakan sel dan pelepasan bahan iritan. Sebaliknya, pisau tumpul akan menghancurkan lebih banyak sel, melepaskan lebih banyak senyawa belerang dan meningkatkan pengalaman menangis.

3. Potong Di Dekat Air Mengalir

Posisikan talenan Anda dekat dengan keran yang mengalir. Air membantu menghilangkan gas pengiritasi dari mata Anda, memberikan penghalang sementara terhadap air mata.

4. Gunakan Ventilasi

Memasak di dapur yang berventilasi baik dapat membantu menghilangkan uap bawang. Nyalakan kipas penghisap asap kompor atau buka jendela terdekat agar gas yang mengiritasi tersebut dapat menghilang.

5. Kenakan Kacamata Pemotong Bawang

Untuk solusi yang sangat mudah, belilah kacamata pemotong bawang. Kacamata khusus ini menciptakan penghalang antara mata Anda dan uap bawang, menjaga penglihatan Anda tetap jernih dan bebas air mata.

Dalam jalinan pengalaman kuliner yang luas, kemampuan bawang untuk membuat mata kita berair adalah bab yang unik namun tak terhindarkan. Berbekal pengetahuan tentang sains di balik air mata dan beberapa kiat praktis untuk meminimalkan air mata, Anda sekarang dapat memotong bawang dengan kepercayaan diri yang baru. Jadi, lain kali air mata mulai mengalir, ingatlah: itu bukan Anda; itu adalah sains di balik bawang! Untuk fakta makanan lainnya, ikuti kami di media sosial tempat kami berbagi konten makanan baru setiap minggunya.