Wafel Cokelat


Bangun pagi dan nikmati waffle cokelat hangat dan lembut, dengan pinggiran yang renyah sempurna dan sensasi cokelat yang menghangatkan di setiap gigitan!


Diterbitkan: 6 Januari 2026 · Diubah: 23 Januari 2026 oleh Jennifer Ryan


Sepiring wafel cokelat yang diberi topping raspberry dan disiram saus cokelat.

Wafel Cokelat: Kenikmatan Sarapan Terbaik Anda

Adakah yang lebih baik daripada bangun tidur dengan aroma cokelat hangat yang memenuhi dapur Anda? Bagi saya, wafel cokelat telah menjadi puncak kenikmatan pagi hari, suguhan yang menenangkan dan mewah, namun удивительно mudah dibuat di rumah. Baik itu brunch santai di akhir pekan, makan malam sarapan spesial, atau camilan di tengah minggu, wafel cokelat ini menghadirkan pinggiran yang renyah, bagian dalam yang lembut, dan rasa yang terasa seperti pelukan di setiap gigitan.
Jika Anda pernah bertanya-tanya bagaimana cara membuat wafel cokelat yang lembut, renyah, dan benar-benar terasa cokelatnya, Anda berada di tempat yang tepat. Hari ini, saya akan memandu Anda melalui proses langkah demi langkah saya, berbagi tips yang membuat wafel Anda semakin enak, dan membahas bahan-bahan yang mengubah adonan sederhana menjadi kenikmatan sarapan.

Tumpukan wafel cokelat yang diberi topping raspberry dan disiram saus cokelat.

Apa yang Membuat Wafel Cokelat Sempurna?

Pernahkah Anda makan waffle yang lembek di tengah atau rasanya kurang enak? Saya tentu pernah, dan itulah mengapa saya menghabiskan bertahun-tahun menyempurnakan resep waffle cokelat saya. Rahasianya terletak pada keseimbangan tekstur dan rasa: adonan yang kaya kakao, gula secukupnya untuk memperkuat rasa cokelat, dan tambahan cokelat susu leleh dan mentega untuk gigitan yang mengkilap dan menggugah selera.
Menggunakan bubuk kakao berkualitas tinggi dan keping cokelat susu memastikan rasa cokelatnya pekat tanpa terlalu pahit. Saya selalu melelehkan cokelat dan mentega terlebih dahulu, karena ini menciptakan dasar yang lembut yang meresap ke setiap waffle dengan kekayaan rasa. Dipadukan dengan rasio telur dan susu yang tepat, inilah yang memberikan waffle bagian dalam yang lembut dan berongga sekaligus menjaga pinggirannya tetap renyah dan berwarna keemasan.

Bahan-bahan Apa Saja yang Sebaiknya Tidak Pernah Anda Lewatkan?

Apakah Anda penasaran mengapa beberapa waffle cokelat terasa sempurna seperti buatan toko roti, sementara yang lain terasa padat dan datar? Bahan-bahannya penting, tetapi bagaimana Anda menggabungkannya yang lebih penting. Berikut penjelasan saya:

  • Mentega dan keping cokelat susu: Duo ini membentuk dasar waffle yang kaya dan menggugah selera. Mentega asin menambah kedalaman rasa, sementara keping cokelat meleleh ke dalam adonan, menciptakan kantung-kantung cokelat yang lembut di seluruh bagiannya.
  • Telur: Telur dengan suhu ruang sangat ideal—telur tersebut tercampur lebih merata dan membantu memberikan tekstur waffle yang ringan dan mengembang.
  • Gula kastor: Gula halus larut dengan cepat ke dalam campuran cokelat, memberikan rasa manis tanpa meninggalkan butiran.
  • Ekstrak vanili: Hanya setengah sendok makan saja sudah cukup untuk menambah kehangatan dan menyempurnakan rasa cokelat.
  • Susu: Saya menggunakan susu murni untuk mendapatkan tekstur yang lembut, tetapi susu apa pun bisa digunakan. Jika adonan terasa terlalu kental, tambahkan sedikit susu lagi untuk mengencerkannya.
  • Tepung terigu, bubuk kakao, baking powder: Bahan-bahan kering tersebut menciptakan struktur dan memastikan wafel mengembang sempurna. Saya selalu mengayaknya bersama-sama untuk menghindari gumpalan.

Tambahan opsional seperti keping cokelat ekstra yang dicampur ke dalam adonan sebelum dimasak membuat wafel cokelat ini dari enak menjadi benar-benar tak tertahankan.

Semangkuk adonan waffle cokelat dengan pengocok telur di dalamnya.

Cara Membuat Wafel Cokelat Langkah demi Langkah

Pernahkah Anda menatap resep waffle dan merasa kewalahan? Jangan khawatir—membuat waffle cokelat itu mudah jika Anda mengikuti beberapa langkah penting:

  • Lelehkan cokelat dan mentega: Gunakan panci berdasar tebal di atas api kecil, aduk terus hingga halus. Angkat dari api dan masukkan gula. Biarkan agak dingin.
  • Campur bahan-bahan basah: Dalam mangkuk besar, kocok telur dengan susu dan ekstrak vanili hingga halus. Secara bertahap tuangkan campuran cokelat sambil terus diaduk.
  • Campurkan bahan-bahan kering: Dalam mangkuk kecil, ayak tepung terigu, bubuk kakao, dan baking powder. Tambahkan secara perlahan ke dalam campuran basah sedikit demi sedikit, aduk perlahan agar tidak terlalu tercampur.
  • Panaskan alat pembuat waffle terlebih dahulu: Tuang adonan ke dalam cetakan, isi setiap bagian hingga penuh. Masak sesuai petunjuk mesin Anda, biasanya 3-5 menit, hingga renyah dan matang sempurna.
  • Sajikan segera: Wafel cokelat paling enak dinikmati selagi hangat, dengan tambahan sirup, krim kocok, buah beri segar, atau sedikit siraman cokelat ekstra.
Adonan dituangkan ke dalam alat pembuat waffle, siap untuk memanggang waffle cokelat.

Tips untuk Wafel Cokelat yang Renyah dan Lembut

Apakah Anda pernah kesulitan mendapatkan tekstur waffle yang sempurna? Saya telah mempelajari beberapa trik selama bertahun-tahun yang membuat perbedaan besar:

  • Hindari menumpuk waffle yang sudah matang: Sebaliknya, letakkan di atas rak kawat agar uapnya keluar dan bagian tepinya tetap renyah.
  • Telur suhu ruangan: Bahan-bahan tersebut tercampur lebih merata, sehingga membantu wafel mengembang.
  • Sentuhan cokelat ekstra: Masukkan segenggam keping cokelat sebelum dimasak.
  • Sesuaikan ketebalan: Jika adonan tampak terlalu kental, tambahkan hingga 30 ml susu untuk mendapatkan konsistensi yang lebih halus.
  • Mengayak bahan-bahan kering: Bubuk kakao dan tepung terigu harus selalu diayak bersama-sama untuk mencegah terbentuknya gumpalan dalam adonan.

Cara Mengkustomisasi Wafel Cokelat Anda

Pernahkah Anda berharap bisa menyesuaikan waffle sesuai suasana hati atau bahan yang tersedia? Waffle cokelat sangat serbaguna:

  • Sentuhan gila: Tambahkan kacang hazelnut, almond, atau kenari cincang untuk menambah tekstur renyah.
  • Suplemen buah: Tambahkan blueberry, raspberry, atau irisan pisang untuk memberikan rasa manis alami.
  • Tambahkan sedikit bumbu: Sejumput kayu manis atau sedikit bubuk cabai menambahkan kehangatan yang tak terduga.
  • Pilihan vegan: Ganti mentega dengan minyak kelapa, susu dengan susu almond, dan telur dengan "telur" biji rami. Anda tetap akan mendapatkan hasil yang lembut dan bercokelat.

Dengan resep dasar sebagus ini, kemungkinannya tak terbatas.

Wafel cokelat yang baru dimasak dalam alat pembuat wafel.

Saran Penyajian yang Memukau

Apakah Anda penasaran bagaimana mengubah waffle cokelat buatan sendiri menjadi hidangan yang memukau? Pertimbangkan ide-ide berikut:

  • Campuran Buah Beri: Stroberi, blueberry, dan raspberi menambah kesegaran dan warna.
  • Siraman Selai Kacang: Selai almond atau selai kacang yang dituang di atas waffle hangat menambah cita rasa dan protein.
  • Saus Cokelat atau Karamel: Untuk menambah kenikmatan, saus hangat yang dituangkan di atas waffle menciptakan pengalaman ala kafe yang sesungguhnya.
  • Krim Kocok: Topping klasik yang selalu berhasil. Tambahkan sedikit bubuk kakao atau kayu manis untuk menambah cita rasa.

Sentuhan-sentuhan kecil ini mengubah waffle cokelat sederhana menjadi hidangan yang tak terlupakan.

Wafel cokelat dengan topping raspberry dan gula bubuk di atas piring.

Tips Persiapan dan Pembuatan Makanan Sebelumnya

Apakah Anda suka merencanakan terlebih dahulu tanpa mengorbankan cita rasa? Wafel cokelat ternyata sangat fleksibel untuk persiapan makanan:

  • Penyimpanan baterai: Anda bisa mencampur adonan terlebih dahulu dan menyimpannya di lemari es hingga 24 jam.
  • Wafel yang sudah dimasak: Bekukan waffle yang sudah dimasak dalam satu lapisan, lalu panaskan kembali di pemanggang roti atau oven untuk mengembalikan kerenyahannya.
  • Memasak dalam jumlah besar: Gandakan resepnya untuk keluarga besar atau pesta makan siang. Wafel dapat dipanaskan kembali dengan sempurna tanpa kehilangan teksturnya.

Dengan tips ini, wafel cokelat bisa menjadi menu mingguan, bukan hanya camilan akhir pekan saja.

Setumpuk wafel cokelat yang disiram saus cokelat di atas piring putih.

Memadukan Wafel Cokelat dengan Minuman

Pernahkah Anda bertanya-tanya minuman apa yang cocok untuk menemani waffle cokelat Anda? Favorit saya meliputi:

  • Kopi: Latte atau cappuccino yang kaya rasa sangat cocok dipadukan dengan cokelat.
  • Coklat panas: Tambahkan cokelat ekstra untuk pengalaman sarapan yang mewah.
  • Teh: Teh hitam atau teh chai menyeimbangkan kekayaan rasa wafel.
  • Smoothie: Smoothie buah atau smoothie protein cokelat selai kacang (ya, itu resep lain!) sangat cocok dipadukan.

Minuman yang Anda pilih dapat mengubah seluruh pengalaman bersantap.

Sepiring wafel cokelat yang diberi topping raspberry dan disiram saus cokelat.

Wafel Cokelat

Jennifer Ryan
Nikmati kebahagiaan pagi hari dengan waffle cokelat yang lembut dan renyah, kaya akan rasa kakao, obsesi sarapan baru Anda!
Belum ada peringkat
Waktu persiapan 15 menit
Waktu masak 20 menit
Jumlah Waktu 35 menit
Kursus Sarapan, Makan Siang, Makanan Penutup
Masakan Amerika
Porsi 6
Kalori 562 kkal

Peralatan

Bahan-bahan
 
 

instruksi
 

  • Lelehkan mentega dan keping cokelat susu bersama-sama dalam panci berdasar tebal di atas api kecil. Aduk terus hingga halus dan tercampur rata.
    140 gram keping cokelat susu, 170 gram mentega asin
    Sebuah panci berisi keping cokelat dan mentega, siap dilelehkan untuk sebuah resep.
  • Angkat dari api dan aduk rata dengan gula. Sisihkan campuran cokelat ini hingga agak dingin.
    100 Gram Gula kastor
    Campuran cokelat dan gula yang dilelehkan dalam panci stainless steel.
  • Dalam sebuah mangkuk besar, kocok telur bersama susu dan ekstrak vanili hingga rata.
    3 Telur Besar, ½ sendok makan ekstrak vanili, 180 Mililiter Susu
    Semangkuk telur dan susu yang sudah dikocok, dengan pengocok telur di dalamnya.
  • Tuangkan campuran cokelat sedikit demi sedikit ke dalam campuran telur, aduk terus hingga semuanya tercampur rata.
    Sebuah mangkuk kaca berisi adonan cokelat dan sebuah pengocok telur yang diletakkan di dalamnya.
  • Dalam mangkuk kecil terpisah, campurkan tepung terigu, bubuk kakao, dan baking powder.
    190 gram tepung serbaguna, 3 sendok makan coklat bubuk, 1 Sendok Makan Baking Powder
    Semangkuk adonan waffle cokelat dengan pengocok di dalamnya.
  • Tambahkan bahan kering ke bahan basah sedikit demi sedikit, aduk perlahan setelah setiap penambahan hingga adonan menjadi halus. Berhati-hatilah agar tidak terlalu banyak mengaduk.
    Semangkuk adonan waffle cokelat dengan bahan-bahan kering yang sedang dicampur.
  • Panaskan alat pembuat waffle Anda terlebih dahulu.
    Alat pembuat waffle bundar dengan permukaan anti lengket, terbagi menjadi empat bagian.
  • Tuang adonan ke dalam cetakan waffle, isi setiap bagian hingga penuh.
    Adonan dituangkan ke dalam alat pembuat waffle, siap untuk memanggang waffle cokelat.
  • Masak wafel sesuai petunjuk alat pembuat wafel Anda, biasanya sekitar 3-5 menit, hingga bagian luarnya renyah dan matang sempurna.
    Wafel cokelat yang baru dimasak dalam alat pembuat wafel.
  • Angkat waffle dengan hati-hati dan sajikan selagi hangat dengan topping favorit Anda.
    Wafel cokelat dengan topping raspberry segar dan gula bubuk.

Catatan

Tip dan Trik
  • Gunakan telur suhu ruang agar tercampur lebih baik.
  • Jika adonan terasa terlalu kental, tambahkan sedikit susu (hingga 30 ml) untuk mengencerkannya.
  • Untuk waffle yang lebih cokelat, tambahkan segenggam chocolate chips ke dalam adonan sebelum dimasak.
  • Agar wafel tetap renyah, letakkan wafel yang sudah matang di atas rak kawat, jangan ditumpuk.
  • Bubuk kakao dan tepung sebaiknya diayak bersama-sama untuk menghindari gumpalan.

Nutrisi

Kalori: 562kkalKarbohidrat: 59GProtein: 8Ggemuk: 34GLemak jenuh: 20GLemak Tak Jenuh Ganda: 2GLemak Tak Jenuh Tunggal: 7Glemak trans: 1GKolesterol: 158mgSodium: 231mgKalium: 228mgSerat: 2GGula: 32Gvitamin A: 893IUKalsium: 84mgBesi: 2mg
Kata kunci ide sarapan, wafel sarapan, cokelat, makanan penutup cokelat, resep cokelat, wafel cokelat, sarapan matang, wafel buatan sendiri, wafel manis, resep wafel, wafel
Mencoba resep ini?Beritahu kami how it was!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wafel cokelat adalah salah satu resep yang akan selalu Anda buat lagi. Cepat, lezat, dan serbaguna, wafel ini sempurna untuk sarapan sendirian, makan siang akhir pekan, atau acara kumpul keluarga. Dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas, mengikuti teknik sederhana, dan menambahkan topping favorit Anda, Anda dapat mengubah wafel cokelat sederhana menjadi hidangan yang tak terlupakan. Ingin inspirasi sarapan lainnya? Dari smoothie cokelat selai kacang Dan taco sarapan ke muffin sarapan kismis, burrito sarapan klasik, dan bahkan telur orak-arik, Koleksi resep kami memiliki sesuatu untuk setiap pagi. Ikuti kami di media sosial untuk foto langkah demi langkah, tips, dan ide resep baru agar setiap sarapan atau hidangan penutup menjadi sedikit lebih lezat.