Apa itu Cokelat Dubai?


Sensasi manis yang menggemparkan internet.


Dipublikasikan pada Diperbarui pada oleh Jennifer Ryan

Cokelat Dubai yang pecah memperlihatkan isi yang lembut

Di dunia tren makanan viral yang terus berputar, di mana media sosial dapat melambungkan makanan penutup khusus menjadi terkenal di seluruh dunia dalam semalam, sebuah makanan manis baru telah muncul sebagai obsesi terbaru internet: cokelat Dubai. Batang cokelat susu tebal yang diisi dengan pistachio hijau cerah dan krim knafeh, permen ini telah menjadi objek keinginan sekaligus kontroversi—menyebabkan harga yang meroket, skema penjualan kembali, dan bahkan laporan penyelundupan.

Yang asli Batangan coklat Dubai adalah penciptaan Perbaiki Makanan Penutup Pembuat Cokelat, merek permen butik yang didirikan pada tahun 2021 oleh pengusaha Inggris-Mesir Sarah HamoudaDijuluki “Tidak Bisa Mendapatkan Knafeh darinya,” bar tersebut menggabungkan cita rasa Timur Tengah—renyah katafi Kue kering, tahini yang gurih, dan pasta pistachio manis—dibungkus dalam lapisan cokelat susu yang tebal.

Kegilaan yang Dipicu Media Sosial

Fenomena cokelat Dubai dimulai pada Desember 2023, ketika sebuah video TikTok oleh pengguna mariavehera257 menampilkan suguhan yang menggugah selera tersebut. Klip tersebut—yang menampilkan tekstur renyah dan bagian dalam yang lembut—dengan cepat mengumpulkan jutaan penayangan. Dalam beberapa hari, permintaan cokelat melonjak, membanjiri platform pengiriman Fix Dessert Chocolatier dan menyebabkan penumpukan pesanan lebih dari 30.000 pesanan. Pada tahun 2024, cokelat Dubai telah menjadi barang mewah yang wajib dimiliki, dengan harga jual kembali yang sangat tinggi di platform seperti eBay, di mana setiap batang cokelat dijual dengan harga lebih dari 1.450.000—hampir tiga kali lipat harga aslinya.

Namun, bagi banyak orang, mendapatkan cokelat Fix yang asli terbukti sulit. Cokelat ini dijual secara eksklusif di Dubai melalui sistem pemesanan terbatas di Deliveroo. Eksklusivitas ini semakin meningkatkan popularitasnya, dengan beberapa wisatawan internasional berbondong-bondong datang ke Dubai hanya untuk mencicipi cokelat dalam bentuk aslinya.

Apa Rasanya?

Sekilas, cokelat Dubai tampak seperti penganan Eropa kelas atas: kulit cokelat susu mengilap, dilukis tangan dengan percikan warna kuning dan hijau yang halus. Namun, di dalam, isinya adalah tempat keajaiban terjadi.

Menggigit sepotong kue ini akan mengungkap lapisan tekstur: potongan knafeh yang renyah berpadu dengan krim pistachio yang lembut, sementara tahini menambahkan cita rasa kacang yang dalam. Kombinasi ini kaya namun seimbang—sebuah penghormatan kepada hidangan penutup tradisional Timur Tengah seperti knafeh, tetapi dengan sentuhan modern dan mewah.

"Rasanya seperti uang," canda Al Roker di acara TODAY setelah mencicipi minuman itu secara langsung. Pembawa acara Sheinelle Jones hanya berkata, "Enak sekali."

Di mana bisa membeli coklat Dubai?

Sisi Gelap Tren Viral

Seperti sensasi viral lainnya, cokelat Dubai telah melahirkan ekonomi bawah tanah. Laporan telah muncul tentang skema pembelian dan penjualan kembali dalam jumlah besar, dengan orang-orang membeli cokelat batangan secara massal dan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Dalam beberapa kasus, pembeli disesatkan untuk membeli versi palsu yang tidak memiliki kerenyahan dan keseimbangan rasa yang khas.

Namun, kegilaan ini telah meningkat melampaui sekadar penimbunan harga. Dalam tindakan keras terhadap perdagangan gelap, petugas bea cukai Austria menyita total 2.540 batang cokelat Dubai dalam dua pemeriksaan terpisah terhadap sebuah bus Turki di perbatasan Hungaria-Austria. Penyitaan pertama, pada bulan Oktober, mengungkap 1.500 batang cokelat yang disembunyikan di kompartemen bagasi selama operasi yang ditargetkan. Pemeriksaan kedua pada pertengahan November mengungkap 1.040 batang cokelat tambahan yang disembunyikan dalam 16 kotak. Cokelat tersebut, dengan berat 200 gram per batang dan bernilai sekitar €52.000, disita karena gagal memenuhi peraturan bea cukai. Menteri Keuangan Austria Gunter Mayr memuji operasi tersebut, menekankan pentingnya melindungi bisnis yang taat hukum dan memastikan kepatuhan pajak yang tepat.

Apa langkah selanjutnya untuk Dubai Chocolate?

Saat ini, Fix Dessert Chocolatier tetap berkomitmen untuk mempertahankan integritas dari produk aslinya. Meskipun ada permintaan internasional, perusahaan tersebut belum memperluas distribusi ke luar Dubai, memperingatkan pelanggan agar berhati-hati terhadap penjual ulang yang tidak sah.

Namun hal itu tidak menghentikan munculnya versi tiruan di seluruh dunia. Para pembuat cokelat di AS dan Eropa telah mencoba meniru suguhan viral tersebut, bahkan beberapa di antaranya memasarkannya dengan nama yang sama. Meskipun alternatif ini mungkin meniru penampilannya, Sarah Hamouda menegaskan bahwa tidak ada yang bisa menandingi yang asli.