Sejarah dan Asal Usul Eton Mess: Makanan Penutup Klasik Inggris



Dipublikasikan pada Diperbarui pada oleh Jennifer Ryan

Mangkuk kaca berisi es krim Eton yang diberi stroberi segar di atasnya.

kerusuhan Eton, sebuah simfoni yang menyenangkan dari meringue yang dihancurkan, krim kocok, dan stroberi yang segar, adalah andalan hidangan penutup musim panas Inggris. Namanya yang unik dan penyajiannya yang tampak acak menyembunyikan kisah asal-usul yang mengejutkan dan masih diperdebatkan. Mari kita telusuri sejarah hidangan penutup ikonik ini dan jelajahi teori-teori di balik penciptaannya.

Dua gelas elegan Eton Mess dengan stroberi di atasnya, disajikan di atas kain bergaris merah.

Pertandingan Kriket yang Salah (Mungkin):

Kisah paling populer seputar kerusuhan Eton melibatkan kecelakaan di pertandingan kriket. Legenda mengatakan bahwa pavlova stroberi, yang dimaksudkan sebagai hidangan penutup perayaan untuk pertandingan antara Eton College dan Harrow School pada tahun 1920-an, secara tidak sengaja terjatuh. Alih-alih membuang hidangan penutup yang jatuh, orang-orang yang pandai menyajikannya sebagai suguhan yang didekonstruksi, dan menamainya "Eton Mess."

Hidangan yang Sudah Ada Sebelumnya?:

Namun, catatan sejarah meragukan kisah asal usul yang menawan ini. Referensi tertulis paling awal tentang Eton Mess muncul di media cetak 1893, mendahului insiden pertandingan kriket beberapa dekade. Hal ini menunjukkan bahwa Eton Mess mungkin sudah ada sebelumnya, makanan penutup yang tidak terlalu rumit, mungkin hanya menampilkan stroberi dan krim, dengan meringue yang ditambahkan kemudian.

"Kekacauan" dalam Nama:

Arti kata "mess" dalam nama hidangan penutup ini juga menjadi poin perdebatan. Beberapa orang percaya bahwa itu merujuk pada penampilan hidangan yang berantakan, seperti yang disebutkan dalam Wikipedia. Ada pula yang berpendapat bahwa kata ini mungkin berasal dari bahasa Latin “missum”, yang berarti seporsi makanan.

Semangkuk Eton Mess yang diberi stroberi segar, dikelilingi stroberi lainnya.

Eton College dan "Kekacauan":

Terlepas dari asal usulnya, Eton Mess tidak dapat disangkal terkait dengannya Perguruan Tinggi Eton. Diyakini bahwa hidangan ini pertama kali disajikan pada pertandingan kriket tahunan dan kemudian ditawarkan di "toko makanan ringan" (kantin) sekolah selama tahun 1930-an. Menurut beberapa sumber, hidangan penutup ini awalnya dibuat dengan stroberi atau pisang yang dicampur dengan es krim atau krim, dengan meringue sebagai tambahan yang lebih baru.

Kegembiraan Nasional:

Saat ini, Eton Mess melampaui akar Etonian-nya. Ini adalah hidangan penutup yang digemari di seluruh Inggris, dinikmati di rumah, disajikan di restoran, dan bahkan menginspirasi variasi rasa seperti chocolate atau lemon meringue mess. Kesederhanaan dan kemampuannya untuk diadaptasi menjadikannya hidangan favorit sepanjang masa.

Eton Mess, dengan cerita asal usulnya yang tidak pasti dan penyajiannya yang lucu, mewujudkan pesona tradisi kuliner Inggris. Sementara perdebatan mengenai apakah meringue milik Eton Mess tradisional dapat terus berlanjut, satu hal yang pasti: kombinasi tekstur dan rasa yang menyenangkan ini terus memikat hati (dan selera) para penggemar makanan penutup di seluruh dunia.