Siapkan isian: Parut keju cheddar, potong dadu ham yang sudah dimasak menjadi potongan kecil, dan cincang halus daun bawang. Sisihkan.
100 gram keju Cheddar, 75 gram daging ham matang, 2 sendok makan daun bawang
Panaskan alat pembuat waffle sesuai petunjuk produsen dan olesi sedikit minyak agar tidak lengket.
Dalam sebuah mangkuk besar, kocok tepung terigu, baking powder, garam, dan bubuk bawang putih hingga tercampur rata.
240 gram tepung terigu biasa, 1/2 sendok teh bubuk bawang putih, 1 sendok makan baking powder, 1/2 sendok teh garam
Dalam wadah terpisah, kocok susu, telur, dan mentega leleh hingga tercampur rata.
360 Mililiter Susu, 1 Telur Besar, 60 Gram Mentega
Tuang bahan basah sedikit demi sedikit ke dalam bahan kering, aduk perlahan hingga tercampur rata. Adonan seharusnya sedikit bergerumpal, jangan terlalu banyak diaduk.
Masukkan keju parut, ham yang dipotong dadu, dan daun bawang cincang secara perlahan hingga tercampur rata ke dalam adonan.
Tuang adonan ke dalam alat pembuat waffle yang sudah dipanaskan, isi sesuai dengan kapasitas alat pembuat waffle Anda. Tutup penutupnya dan masak selama 3-5 menit, atau hingga waffle berwarna cokelat keemasan dan renyah.
Keluarkan waffle dengan hati-hati dan sajikan segera dengan topping gurih favorit Anda.
Catatan
Tip dan Trik
Jangan terlalu banyak mencampur: Mengaduk adonan terlalu lama dapat membuat wafel menjadi padat, bukan ringan dan lembut.
Penggantian keju: Cobalah mozzarella, Gruyère, atau keju Swiss untuk cita rasa yang berbeda.
Wafel yang lebih renyah: Biarkan waffle matang hingga berwarna cokelat keemasan untuk mendapatkan pinggiran yang lebih renyah.
Siapkan terlebih dahulu: Jaga agar waffle yang sudah matang tetap hangat di dalam oven dengan suhu rendah (100°C / 210°F) sambil menyelesaikan pembuatan waffle lainnya.
Ide penyajian: Tambahkan telur goreng, krim asam, alpukat, atau sedikit saus pedas untuk menambah cita rasa.