Beri makan starter sourdough 4-12 jam sebelum mulai membuat resep, hingga aktif dan berbuih.
½ cangkir starter sourdough
Buat adonan
Campurkan starter sourdough, air, dan garam dalam mangkuk besar. Aduk dengan spatula.
1 ⅓ cangkir air, 1 sendok makan garam halus
Tambahkan tepung, lalu campur hingga terbentuk adonan kasar dan tidak rata. Selesaikan pencampuran dengan tangan hingga seluruh tepung tercampur. Adonan seharusnya terasa sedikit lengket.
4 ¾ cangkir tepung terigu serbaguna
Tutup mangkuk dengan plastik pembungkus atau kain lap dapur yang lembap, lalu diamkan adonan selama 30–40 menit.
Regangkan dan lipat
Pegang salah satu tepi adonan, regangkan ke atas, lalu lipat kembali ke arah tengah. Putar mangkuk dan ulangi beberapa kali hingga satu rangkaian selesai.
Ulangi proses ini 2 kali lagi dengan jeda 30 menit hingga 1 jam di antara setiap rangkaian.
Fermentasi utama
Tutup adonan dan diamkan di tempat hangat hingga mengembang dua kali lipat serta berbuih di permukaannya. Proses ini dapat memakan waktu 4–12 jam, tergantung suhu ruangan.
Bentuk adonan
Keluarkan adonan ke permukaan yang telah ditaburi sedikit tepung, lalu bentuk perlahan menjadi persegi panjang.
Taburkan keju cheddar parut dan kucai cincang secara merata di atas adonan.
Lipat salah satu sisi adonan ke tengah, lalu lipat sisi lainnya ke atasnya. Gulung adonan dengan rapat dari salah satu ujung seperti menggulung cinnamon roll.
Selipkan kedua ujung adonan ke bawah, lalu bentuk menjadi roti bulat.
Pengembangan akhir
Masukkan adonan dengan sisi sambungan menghadap ke atas ke dalam keranjang banneton yang telah ditaburi tepung atau mangkuk berlapis kain lap. Tutup dan biarkan mengembang selama 1-2 jam, atau simpan di lemari es semalaman.
Panggang roti
Atur oven ke suhu 480°F (250°C)
Letakkan adonan di atas selembar kertas roti dan taburi bagian atasnya dengan sedikit tepung. Sayat adonan menggunakan pisau tajam atau lame roti.
Pindahkan adonan beserta kertas roti ke dalam Dutch oven yang dingin. Pasang tutupnya, lalu masukkan ke dalam oven yang telah dipanaskan.
Panggang selama 40 menit.
Turunkan suhu oven menjadi 400°F (200°C). Buka tutupnya, taburkan keju tambahan di atasnya jika digunakan, lalu panggang tanpa tutup selama 15 menit lagi hingga berwarna cokelat keemasan.
keju parut tambahan
Dinginkan dan sajikan
Pindahkan roti ke rak kawat dan dinginkan selama setidaknya 1 jam sebelum diiris.
Catatan
Kiat dan trik
Starter aktif itu penting: Starter Anda harus berbuih dan aktif sebelum dicampurkan ke dalam adonan agar dapat mengembang sebaik mungkin.
Bersabarlah selama fermentasi: Waktu pengembangan dapat bervariasi tergantung kehangatan dapur Anda.
Adonan lengket itu normal: Hindari menambahkan terlalu banyak tepung tambahan karena roti dapat menjadi padat.
Metode Dutch oven dingin: Masukkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam Dutch oven dingin, pasang tutupnya, lalu pindahkan panci ke oven yang telah dipanaskan sepenuhnya.
Dinginkan sebelum diiris: Mendinginkan roti sepenuhnya membantu tekstur bagian dalamnya terbentuk dengan baik.
Taburan keju ekstra: Menambahkan keju selama pemanggangan terakhir menghasilkan kulit keemasan yang renyah.