Panaskan susu dengan api kecil dalam panci kecil hingga hangat saat disentuh - susu harus terasa nyaman di jari Anda, tidak panas.
250 Mililiter Susu murni
Dalam mangkuk, campurkan susu hangat, gula, dan ragi. Aduk perlahan, lalu diamkan selama 5-7 menit hingga muncul busa ringan di permukaannya. Ini berarti ragi Anda aktif dan siap digunakan.
1 Sendok Teh Gula Kastor, 5 Gram Ragi aksi cepat
Tambahkan tepung terigu dan garam ke dalam campuran ragi. Aduk rata hingga membentuk adonan kasar, lalu uleni di atas permukaan yang telah ditaburi sedikit tepung selama kurang lebih 8-10 menit, atau hingga adonan menjadi halus dan elastis. Anda juga bisa menguleninya menggunakan stand mixer dengan pengait adonan.
400 Gram Tepung Terigu Putih Kuat, 1 sendok teh garam
Setelah diuleni, giling adonan hingga ketebalan sekitar 1 cm. Gunakan cetakan kue berdiameter 7,5 cm untuk membentuk 8 bulatan, dan giling ulang sisa adonan jika perlu.
Tata adonan bulat di atas loyang yang telah ditaburi semolina halus. Taburkan sedikit semolina di atasnya, lalu tutup dengan handuk dapur bersih. Diamkan adonan di tempat hangat selama kurang lebih 1 jam, atau hingga mengembang dua kali lipat. Untuk rasa yang lebih kaya, Anda bisa membiarkan adonan mengembang semalaman di lemari es.
Semolina halus
Saat siap memasak, panaskan penggorengan udara Anda hingga 160°C (320°F) pada mode panggang.
Masukkan beberapa muffin dengan hati-hati ke dalam keranjang penggorengan udara, beri jarak antar muffin agar mengembang merata. Panggang selama 4 menit per sisi, balik di tengah proses, hingga berwarna cokelat keemasan dan matang.
Keluarkan dari air fryer dan dinginkan sebentar di atas rak kawat. Ulangi proses ini dengan sisa muffin hingga semuanya matang.
Sajikan hangat, belah, dan panggang sebentar sebelum menambahkan mentega, selai, atau topping sarapan favorit Anda.
Catatan
Tips dan Trik
Aktivasi ragi yang sempurnaJika campuran susu dan ragi Anda tidak berbusa setelah 10 menit, kemungkinan ragi Anda sudah tua. Aduk kembali dengan ragi segar untuk mendapatkan hasil terbaik.
Periksa teksturnya: Adonan Anda harus terasa lembut dan sedikit lengket, tidak lengket. Jika terlalu basah, tambahkan sedikit tepung lagi.
Jangan lewatkan semolina: Mencegah lengket dan menghasilkan kulit muffin Inggris klasik.
Masak secara bertahap: Hindari mengisi keranjang penggorengan udara terlalu penuh agar muffin matang secara merata dan mendapatkan warna keemasan.
Penyimpanan: Simpan sisa muffin dalam wadah kedap udara pada suhu ruang hingga 3 hari, atau bekukan hingga 1 bulan. Panaskan kembali di pemanggang roti atau penggorengan udara sebelum disajikan.
Ide penyajian: Saya suka mengirisnya lalu menambahkan mentega dan selai, tetapi juga cocok untuk sandwich sarapan, coba telur, bacon, atau bahkan alpukat dan tomat untuk sentuhan modern.